5 Jenis Batuk Pada Anak Yang Perlu Orang Tua Ketahui Dan Diwaspadai

By | 14th November 2019

Salah satu penyakit yang sering menjadi langanan anak-anak merupakan batuk,  Batuk pada anak balita merupakan salah satu mekanisme alami tubuh untuk mendorong keluar produksi lendir yang berlebihan disaluran pernafasan, Biasanya dapat sembuh sendiri dalam waktu yang singkat. Namun penyakit ini tentunya jangan dianggap remeh. setiap Jenis batuk pada anak memiliki langkah penanganan yang berbeda-beda.

Jenis Batuk Pada Anak

Pasalnya ada beberapa penyakit yang gejalanya dari batuk dan perlu penaganan dari dokter, Untuk mencegah kondisinya bertambah parah, Pentingnya untuk orang tua ketahui 5 jenis batuk yang sudah kami rangkumkan berikut.

Jenis Batuk Pada Anak Yang Perlu Diketahui

Batuk disertai demam membuat anak lesu

Apabila buah hati bunda mengalami batuk yang disertai demam yang tidak terlalu tinggi dan hidung mengluarkan carian, Kemungkinan ia menderita pilek biasa.  Untuk itu pastikan bunda memerikasa suhu badan anak menggunakan termometer dibagaian mulut atau ketiaknya.
Batuk disertai demam pada anak biasanya menyebabkan infeksi, radang, dan dehidrasi selama beberapa hari.  Ketika mengalami batuk demam, Sikecil akan tampak lesu dan nafasnya menjadi lebih cepat.

Batuk di malam hari

Batuk mengi merupakan batuk yang ditandai dengan napas yang mirip siulan bernada tinggi seperti berbunyi ngik-ngik saat anak batuk.  Batuk ini mendnakan adanya suatu sumbatan didajaln bernafasan dibawah. Sumbatan yang disebabkan oleh pembengkakan akibat infeksi pernafasan seperti bronkoitis dan asma.

Batuk Rejan

Batuk rejan merupakan batuk anak yang sering terjadi dan menyerang pada saluran penafasan anak.  Batuk rejan bisa terjadi akibat bakteri pertusis yang menyerang saluran pernafasan anak. Batuk rejan biasanya diakhiri dengan suara ketika sedang mengambil nafas dalam setelah batuk terus-menerus selama beberapa kali.  Apabila anak mengluarkan bunyi saat batuk sebanyak beberapa kali, Kemungkinanan besar ada gejala batuk rejan. Pada kebanyakan kasus batuk rejan bisa menular karena penyebabnya adalah bakteri, Bahkan batuknya bisa bertahan hingga lebih 6 bulan.

Batuk Kering

Batuk kering biasanya dapat menyebabkan anak kurang tidur dimalam hari, Batuk kering sebenarnya dapat membersihkan teteasan postnasal atau iritasi akibat sakit tenggorokan. Namun sebalinya hal ini pastinya dapat menyiksa anak, Pasalnya batuk kering memang flu yang tidak megluarkan dahak atau lendir yang sebabkan oleh alergi, asma dan terkana asap atau debu. Untuk itu sebaiknya berikan anak-anak banyak minum air putih untuk melegakan tenggorokannya yang perih dan kering akibat batuk yang terus menerus.

Batuk Demam Anak

Apabila sikecil batuk dan demam namun tidak tinggi atau hidung menggluarkan cairan, hal ini tandanya sikecil hanya pilek biasa, Namun sebalikanya jika sikecil mengalami batuk demam, mereka akan akan tampak lesu dan nafasnya menjadi lebih cepat.  Batuk demam anak sebaiknya segera diatasi karena dapat berdampak pada infeksi radang, dehidrasi selama beberapa hari.  Untuk mengatisipasi terjadinya itu sebaginya bunda segera melakukan tindakan pada sikecil, seperti, memberikan obat batuk untuk anak atau mengompres air hangat,  apabila suhu sudah diatas 38 Derajat celcius.  Dan jangan lupa memberikan air putih yang cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *